Keluarga Besar PDI Perjuangan Kalbar Bagi-bagi Masker, Jamu dan Telur Rebus | Kubu Raya Satu

Keluarga Besar PDI Perjuangan Kalbar Bagi-bagi Masker, Jamu dan Telur Rebus

Sabtu, 21 Maret 2020, 11.10
Bendahara DPD PDIP, Sujiwo saat membagikan masker, Sabtu (21/3/2020) pagi.
KUBU RSYA SATU - Keluarga Besar PDI Perjuangan Kalimantan Barat ikut berkontribusi mencegah wabah korona dengan membagikan masker, jamu dan telur rebus secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Aksi sosial itu dilakukan dengan melibatkan sejumlah organisasi, instansi dan komunitas, antara lain Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Polres Kubu Raya, Laskar Merah Putih (LMP), Sahabat Alam Community (SAC), Persatuan Orang Melayu (POM), Relawan Peduli Demokrasi (Repdem), dan Baguna PDI Perjuangan Kubu Raya.

Sebanyak 5 ribu helai masker, seribu jamu dan seribu telur rebus dibagikan dalam dalam aksi sosial ini. Barang-barang tersebut diharapkan dapat menjadi penangkal virus korona dan menambah imunitas tubuh masyarakat.

"Ada lima ribu masker yang kita bagikan hari ini dan masih ada dikirim dari DPP PDI Perjuangan. Ini merupakan upaya dari Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Pak Lasarus yang mendatangkan masker ini dari Jakarta. Insyaallah akan terus kita pesan. Selama masyarakat masih membutuhkan, kita akan upayakan untuk dipesan dan dibagikan. Kita menangkap kondisi sekarang masyarakat sangat membutuhkan masker sebagai alat menjaga diri, kemudian jamu yang kita ketahui bersama, sesuai penelitian yang terbuat dari jahe, kunyit dan lain-lain itu bisa menangkal virus. Lalu telur rebus yang oleh para dokter disarankan untuk dikonsumsi karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh," kata Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Sujiwo saat dijumpai di sela-sela pembagian masker di Bundaran Digulis, Jl. Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (21/3/2020) pagi.

Selain membagikan masker, telur rebus dan jamu, keluarga besar PDI Perjuangan Kalimantan Barat turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga diri dari virus korona.

Masyarakat juga mereka ajak untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan, melakukan pembatasan sosial, dan tidak panik dalam menghadapi pandemi korona.

"Jangan panik dan jangan gusar dengan wabah korona ini. Tetap disiplin dengan diri sendiri dengan menerapkan pola hidup sehat, sebanyak mungkin cuci tangan, kemudian jaga jarak, dan hindari kerumunan. Insyaallah jika itu kita lakukan akan meminimalisasi dampak dari wabah korona," terang Sujiwo.

Berkenaan dengan wabah korona, DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat dikatakan Sujiwo juga akan membuka posko peduli covid-19 di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar, Jl. Arteri Supadio Nomor 99 Sungai Raya. Posko tersebut nantinya akan menyediakan masker dan akan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang memerlukan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kubu Raya itu juga memberikan apresiasi kepada pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota yang telah melakukan upaya terbaik dalam mengatasi pandemi korona.

Ia berharap, upaya yang telah dilakukan pemerintah guna mencegah penyebaran virus ini bisa disambut masyarakat dengan menaati imbauan dari pemerintah.

"Saya apresiasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten yang sudah melakukan upaya terbaik untuk kita semua. Kita dalam kondisi seperti ini tidak boleh saling menyalahkan. Mari kita sambut upaya dari pemerintah itu dengan menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Wajib dipatuhi imbauan-imbauan pemerintah," tandasnya.

Gerakan sosial bagi-bagi masker, jamu dan telur rebus ini dilakukan di sejumlah titik, yakni di Bundaran Digulis Pontianak, Pasar Sungai Raya Dalam, Pasar Parit Baru dan Taman Dirgantara Lanud Supadio. (*)

TerPopuler