Kisah Amiruddin Tinggal Di Rumah Tak Layak Huni Butuh Perhatian Pemerintah | Kubu Raya Satu -->

Kisah Amiruddin Tinggal Di Rumah Tak Layak Huni Butuh Perhatian Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2020, 15.28
Kondisi rumah amirudin
KUBURAYASATU. ID-Beginilah rumah yang di tempati Amirudin dan Istrinya serta Empat Orang anak nya yang masih kecil Warga RT.01/RW.01 Pal 7 Desa Pal 9,  Amir yang tinggal di rumah yang tidak layak huni dengan perlengkapan seadanya.

Amir  mengatakan untuk bisa tetap dapat bertahan hidup di tengah pademi Covid-19 hanya mengandal Istrinya yang berjualan Es Tebu yang pengahsilannya tidak menetu kadang ramai kadang sepi tergantung cuaca sementara Amir hanya kerja semberautan alias tidak memiliki perkerjaan yang tetap.

Sementara dia menafkahi Istri dan Empat orang anak yang masih kecil yang 3 sudah sekolah dan yang paling tua masih duduk di bangku kelas 5 SD yang sebentar lagi akan duduk di bangku Kelas 6 SD. dia juga menjelaskan selama anaknya sekolah belum pernah dapat bantuan dari Dinas Istansi terkait.

Amirudin menceritakan kepada media kalbar, bahwa semenjak Wabah Virus corona atau Covid-19, belum Pernah merasakan tersentuh bantuan apapun dari pemerintah.

“Saya hanya dapat melihat tetangga yang mendapat bantuan dari pemerintah, seperti BST, PKH Padahal untuk taraf kehidupan mereka yang dapat bantuan jauh lebih baik dari pada kehidupan diri saya,”tutur Amir.

Namun di akui nya Hanya pernah dapat bantuan beras dari desa melalui pak Rt.10 Kg, dan dari Anggota DPRD 5 kg beras dan Juga dari Polresta Kabupaten Kubu Raya 10 Kg beras.

Untuk program bedah rumah dia menjelaskan tahun 2019 pernah diajukan minta berkas Poto kopi KTP sementara sama Poto Kopi KK.

“Jadi kemaren sempat saya mempertanyakan terkait bantuan bedah rumah sama kepala desa pal sembilan pak kades bilang berkasnya belum lengakap dia hanya bisa berharap batuan program bedah rumah dan bantuan Covid-19 seperti BLT,"katanya.

Sementara tepisah Kepala desa pal Sembilan Marhasan saat di Konfirmasi melaui ponselnya.dia membenarkan jika warganya yang benama Amirudin warga Rt.1/Rw.1.Pal.7 desa pal Sembilan.

“Mohon maaf sebelumnya di tahun 2019 rumah saudara Amirudin sudah di daftarkan bedah rumah cuma ada data yang tidak mendukung jadi tidak masuk pada tahan 2019,"Kata Marhasan Kades pal Sembilan.

“Sementara Itu Mardiana Sekdes desa pal Sembilan ketika di Konfirmasi terkait keluhan warga pertama tentang bantuan Program BST.Mardiana Sekdes desa pal Sembilan menjelaskan bahwa BSt itu datanya dari Kemensos bukan dari desa
kami menerima data dari Kemensos yang akan kami salurkan kewarga,”Terang dia.

Sedakan kalau BLT DD Insya Allah kami dalam minggu ini akan mengadakan pembahasan bersama BPD,terkait penerima dikarnakan harus melalui proses mikanisme yang ada.

“Dan terkait program bedah rumah yang di keluhkan oleh warga Rt.1/Rw.1 Pal Tujuh Amirudin Mardiana Sekdes desa Pal sembilan menjelaskan bahwa dirinya pernah melihat relis dari teman yang turun kelapangan Saudara Amirudin sudah termasuk data sebagai penerima untuk Program bedah rumah untuk tahun ini,”Katanya.

Dilokasi kediaman Amirudin Ketua Rt.1/Rw.1.Maman.ia mengatakan saya selaku ketua Rt.setiap Informasi yang saya dapat dari kepala desa selajutnya akan saya sampaikan kewarga.”dan saya selaku ketua Rt.berharap apa yang di harapkan warga saya Amirudin bisa terpenuhi.”Harap dia.

Maman yang akrab di panggil Jojok memaparkan untuk bantuan yang sudah di salurkan dari pemerintah baru berupa beras dan merut inpormasi masih ada susulan bantuan berupa beras namun belum kita terima.”Pungkasny.( rilis )

TerPopuler