Mau Tidak Mau Kita Harus Bangkit! Hidup Normal Dengan Protokol Baru | Kubu Raya Satu -->

Mau Tidak Mau Kita Harus Bangkit! Hidup Normal Dengan Protokol Baru

Kamis, 04 Juni 2020, 09.38
Foto: Syaiful Mukadas
KUBURAYASATU. ID-Terkait pemerintah pusat akan melaksanakan New Normal, hal ini tentunya menjadi perhatian bagi seluruh elemen masyarakat, baik dari pemerintah itu sendiri, maupun masyarakat pada umumnya.

Kajian demi kajian, terus mengalir dari berbagai kalangan, terutama dari para anggota legislatif sebagai pengemban amanat rakyat di pemerintahan.

Hal ini tentu menjadi perhatian menohok pada lingkungan pesantren yang sebagian besar aktivitasnya melibatkan banyak orang (berjamaah).

Pada kesempatan ini, Anggota DPRD Kota Pontianak, dari Fraksi Amanat Keadilan Bangsa (AKB), Syaiful Mukadas, S.Pd.I., menyampaikan pandangannya terkait penerapan New Normal, khususnya di lingkungan pesantren.

Saat ditemui awak media, Syaiful menekankan pemerintah untuk semakin memaksimalkan pelayanan publiknya.

Selain itu, terkait perlu atau tidaknya dilakukan Rapid Test pada santri-santri saat sudah berada di Pondok Pesantren, Ia menyatakan bahwa pemerintah harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak pondok pesantren, dalam hal ini pengasuhnya.

"Karena biar bagaimanapun, aktivitas di pondok pesantren harus kembali normal seperti biasanya. Belum lagi kekhawatiran kita terkait masih ada yang belum paham tentang penerapan 'New Normal' kedepannya," tandas Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, Rabu siang (3/6).

Menurutnya, saat ini bukanlah saat yang tepat bagi kita untuk terlarut dalam suasana ini (Pandemik Covid-19).

"Justru kita harus bangkit dalam suasana ini. Mau tidak mau, hidup normal dengan protokol baru (New Normal). Maka dari itu, pemerintah harus menjadi garda terdepan bagi masyarakat," tegasnya. (lut)

TerPopuler