Peringati Haul Bung Karno, DPD PDI Perjuangan Kalbar Gelar Doa Bersama | Kubu Raya Satu

Peringati Haul Bung Karno, DPD PDI Perjuangan Kalbar Gelar Doa Bersama

Sabtu, 27 Juni 2020, 07.47
Sujiwo Kasi Arahan ke Anggota PDIP
KUBURAYASATU-ID - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Barat resmi menutup peringatan Bulan Bung Karno tahun 2020. Serangkaian kegiatan yang mengisi perayaan yang diperingati setiap bulan Juni di setiap tahunnya itu ditutup dengan doa bersama guna mengenang 50 tahun wafatnya Bung Karno.

Agenda doa bersama dilakukan seusai jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Kalbar bersama dengan ratusan kader dan simpatisan partai menggelar apel siaga di halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat. Apel siaga tersebut sebagai bentuk respons atas aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan pada saat aksi unjuk rasa penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan gedung DPR-RI, beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya agenda ini (doa bersama) merupakan puncak Bulan Bung Karno yang setiap tahun diperingati PDI Perjuangan. Tetapi, hari ini ada situasi yang sedikit berbeda dikarenakan kejadian dua hari lalu (pembakaran bendera PDI Perjuangan) sehingga ada instruksi dari Ketua Umum. Untuk menindaklanjuti instruksi itu, kami melakukan apel siaga guna mengumpulkan kader dan simpatisan guna menyampaikan bahwa kita akan menempuh jalur hukum," kata Ketua Panitia Bulan Bung Karno PDI Perjuangan Kalbar Angeline Fremalco kepada awak media, Jumat (26/6/2020).

Sebelum ditutup dengan pembacaan doa, lanjut perempuan yang disapa Angel tersebut, peringatan Bulan Bung Karno didahului dengan berbagai perlombaan yang diadakan secara virtual. Beberapa perlombaan tersebut antara lain baca puisi Bung Karno, foto ala Bung Karno dan cover lagu berjudul Bung Karno Bapak Bangsa. Selain mengadakan perlombaan, sebagai bentuk komitmennya terhadap kelestarian lingkungan, DPD PDI Perjuangan Kalbar juga melakukan penanaman pohon dan membagikan ribuan bibit pohon pada peringatan Bulan Bung Karno 2020.

"Karena dilangsungkan di tengah pandemi korona, serangkaian perlombaan tersebut kami adakan secara online. Lomba-lomba yang diadakan sengaja lebih banyak menyasar kaum milenial supaya mereka lebih mengenal sosok Bung Karno," tutupnya. (Lut).

TerPopuler